Tahukah Anda bahwa rata-rata orang Amerika memiliki tabungan sekitar $5.000? Namun seiring berjalannya waktu, masyarakat mulai mencari alternatif selain perbankan konvensional. Keuangan terdesentralisasi (DeFi) adalah salah satu peluang paling penting untuk diingat, namun tidak semua orang memahami apa yang harus mereka lakukan mengenai hal ini.
Mari kita lihat tren DeFi yang perlu Anda ketahui.
Jadi, Apa Itu DeFi?
Singkatnya, ini adalah proses memindahkan layanan dan produk keuangan dari titik kendali pusat. Hal ini dapat dilakukan melalui desentralisasi pada blockchain atau bahkan melalui interaksi peer-to-peer yang tidak memerlukan pihak ketiga. Saat Anda memikirkan DeFi, ada baiknya jika Anda mempertimbangkan semua cara berbeda yang saat ini Anda gunakan untuk berinteraksi dengan lembaga keuangan terpusat.
Ini termasuk bank, pemberi pinjaman, dan bahkan perusahaan investasi.
Bagaimana Saya Memulai Dengan DeFi?
Anda dapat menggunakan pertukaran terdesentralisasi untuk membeli dan menjual mata uang kripto.
Pilihan populer lainnya adalah berpartisipasi dalam penawaran koin awal (ICO) atau penjualan token. Ada juga platform pinjaman terdesentralisasi yang dapat digunakan untuk meminjam uang dalam mata uang kripto.
Platform ini biasanya memerlukan jaminan, dan mereka menggunakan kontrak pintar untuk menegakkan persyaratan pinjaman. Jika dimanfaatkan dengan benar, platform ini bisa menjadi cara yang bagus untuk mendapatkan akses ke modal yang Anda butuhkan.
Apa Manfaat DeFi?
Terutama, ia menawarkan tingkat keamanan yang tinggi. Saat Anda menggunakan lembaga keuangan terpusat, dana Anda disimpan di server pusat lembaga tersebut. Artinya jika server diretas, dana Anda bisa dicuri.
Dengan keuangan terdesentralisasi, dana Anda disimpan di blockchain. Hal ini mempersulit peretas untuk mencuri dana Anda karena mereka perlu mendapatkan akses ke seluruh jaringan untuk dapat melakukannya. Keuntungan lain dari DeFi adalah ia menawarkan tingkat privasi yang lebih tinggi.
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, pinjam meminjam uang juga jauh lebih aman jika menggunakan DeFi.
Namun, pastikan Anda memahami kebijakan privasi lembaga keuangan sebelum menggunakannya. Ini akan membantu memberikan wawasan tentang apa yang dapat Anda harapkan dari bekerja dengan mereka.
Apakah Ada Resiko yang Perlu Saya Waspadai?
Ya, selalu ada risiko yang terkait dengan setiap keputusan finansial yang Anda buat. Terkait keuangan terdesentralisasi, salah satu risiko terbesarnya adalah volatilitas mata uang kripto. Anda juga perlu mempertimbangkan faktor-faktor seperti risiko kustodian, risiko lingkungan, dan risiko peraturan.
Risiko kustodian adalah risiko koin Anda dicuri di bursa. Risiko lingkungan adalah risiko kerugian akibat hal-hal seperti banjir atau kebakaran. Risiko regulasi adalah risiko perubahan kebijakan pemerintah yang dapat berdampak buruk pada bisnis Anda.
Memahami Keuangan Terdesentralisasi Lebih Mudah Dari Kelihatannya
Meskipun keuangan terdesentralisasi mungkin tampak rumit pada awalnya, sebenarnya hal ini cukup sederhana. Pastikan untuk mengawasi tren DeFi ini sehingga Anda dapat memanfaatkan peluang ini.
Ingin mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana Anda dapat memulai dengan DeFi? Anda dapat membaca artikel kami "Cara Mendapatkan Penghasilan Pasif Melalui DeFi".